Cara ternak sapi tanpa harus ngarit cari rumput dan kandang merupakan salah satu cara menguntungkan untuk memulai usaha bagi para pemula. Tidak banyak diketahui sebenarnya, beternak sapi bisa dimulai dengan modal kecil. Apalagi sebagaimana yang kita tahu, ternak sapi bisa menjadi salah satu bisnis untuk investasi yang menjanjikan kesuksesan.
Siapa yang tidak ingin menjadi pengusaha ternak yang berhasil? Semua tentu menginginkannya, namun seringkali terlalu banyak berfikir terkait kendala modal atau biaya yang besar, tempat untuk kandang sampai dengan tidak ada waktu untuk mengurus sapi ternak tersebut. Yang lain lagi berpikir tidak memiliki pengetahuan yang cukup untuk beternak sapi dan bahkan khawatir mengalami kegagalan.
Meskipun demikian, ada solusi praktis untuk permasalahan Anda. Ada cara ternak sapi tanpa ngarit dan kandang dengan modal yang murah untuk para pemula. Anda bisa memulai usaha ternak sapi sebagai peluang bisnis terbaru yang tidak repot bahkan meski Anda masih awam sebagai seorang peternak sapi. Jangan minder, dan coba simak informasi di bawah ini terkait cara ternak sapi tanpa ngarit dan kandang bagi pemula.
Cara Ternak Sapi tanpa Ngarit dan Kandang Bagi Pemula
Bagi hasil tersebut di dasarkan atas apa? Ya untuk bagi hasil 50:50 berarti keuntungan penjualan sapi bersih akan dibagi rata untuk pemodal dan peternak sama besar. Dengan kriteria pihak modal harus melakukan suplai vitamin dan berbagai kebutuhan lainnya yang dibutuhkan selama proses pemeliharaan sapi.
Sedangkan untuk sistem bagi hasil 60:40, pihak pemodal memang hanya mendapatkan 40 persen dari keuntungan penjualan sapi bersih, namun disini pihak pemodal tidak harus melakukan suplai vitamin atau kebutuhan apapun saat proses pemeliharaan sapi, karena sudah menjadi tanggung jawab dari pihak si rekan peternak tersebut.
Contoh Rincian Modal dan Keuntungan yang diperoleh
Rincian modal dan keuntungan dengan sistem bagi hasil 50:50 adalah :
Modal awal untuk harga sapi muda Rp. 15 juta
Harga penjualan sapi yang sudah laku Rp. 25 Juta
Nah, keuntungan bersih di dapat dari harga penjualan sapi yang laku dikurangi modal. Dimana modal hanya digunakan untuk keberlangsungan usaha fase berikutnya. Jadi Rp 25 juta dikurang Rp. 15 juta memperoleh keuntungan bersih sebesar Rp. 10 Juta. Jadi keuntungan untuk pemodal dan peternak masing masing Rp. 5 Juta dan seterusnya sampai pemodal mendapatkan balik modal dan memperoleh keuntungan jika usaha terus berjalan.
Rincian modal dan keuntungan dengan sistem bagi hasil 60:40 adalah :
Modal awal untuk harga sapi muda Rp. 15 juta
Harga penjualan sapi yang sudah laku Rp. 25 Juta
Keuntungan bersih di dapat dari pengurangan harga penjualan dengan modal awal sama seperti cara diatas sehingga ada keuntungan sebesar Rp. 10 Juta. Untuk sistem bagi hasil 60:40, si pemodal mendapatkan keuntungan pertama Rp. 4 Juta seterusnya sampai balik modal dan memperoleh keuntungan seraya usaha terus berjalan. Sedangkan untuk pihak peternak mendapatkan keuntungan Rp. 6 Juta.
Untuk contoh kedua rincian modal dan sistem bagi hasil antara pemodal dan peternak diatas bisa berubah ubah berdasarkan kesepakatan antara kedua belah pihak sebagai rekan sekerja dalam menjalankan usaha ternak sapi.
Uraian diatas adalah informasi selengkapnya yang mengulas informasi terkait Cara Ternak Sapi tanpa Ngarit dan Kandang Modal Kecil bagi pemula yang bisa Anda ketahui. Bagaimana tertarik untuk memulai usaha yang menjanjikan ini? dengan mempersiapkan diri dan segala sesuatunya termasuk cara yang cocok digunakan untuk memulai usaha pasti akan membuahkan hasil yang baik.
Usaha yang Anda lakukan tentu tidak akan menghianati hasil. Perlengkapi pengetahuan Anda terkait jenis usaha peternakan, pertanian, pemasaran produk dan berbagai usaha lainnya untuk investasi kesuksesan dimasa mendatang. Salah satunya adalah usaha beternak sapi modal kecil tanpa ngarit dan kandang yang bisa menjadi pilihan menarik di masa sekarang. Semoga bermanfaat.