KetikaBudi sulit makan sayuran, bu guru Rani mengajak orang tua Budi untuk memanfaatkan potensi yang ada di sekitar, misalnya sayuran yang dipetik dari pekarangan (kebun sendiri) atau abahn makanan lain yang tersedia yang diolah sedemikian rupa agar tidak bosan dan dapat merangsang selera makan anak namun tetap memiliki nilai gizi. Hal ini termasuk rancangan pembelajaran dalam
KetikaBudi sulit makan sayuran, bu guru Rani mengajak orang tua Budi untuk memanfaatkan potensi yang ada di sekitar, misalnya sayuran yang dipetik dari pekarangan (kebun sendiri) atau abahn makanan lain yang tersedia yang diolah sedemikian rupa agar tidak bosan dan dapat merangsang selera makan anak namun tetap memiliki nilai gizi. Hal ini termasuk rancangan pembelajaran dalam layanan gizi