Orang-orang yang dianggap berada di luar kasta dalam agama dan kebudayaan Hindu disebut golongan?
Orang-orang yang dianggap berada di luar kasta dalam agama dan kebudayaan Hindu disebut golongan paria
Orang-orang yang dianggap berada di luar kasta dalam agama dan kebudayaan Hindu disebut golongan paria
Kitab yang muncul pada tahap kedua (Kediri) dan isinya adalah gubahan cerita mahabarata menjadi perang antara panjalu dan jenggala adalah kitab bharatayudha
Berikut ini adalah beberapa faktor yang menyebabakan kemunduran kerajaan Majapahit: a. Serangan dari Kerajaan Demak oleh Raden Patah b. Hilangnya penguasa yang cakap di Majapahitc. Wafatnya Gajah mada dan Hayam wurukd. Perang saudara atau Perang Paregrek e. Semakin berkembangnya Agama Islam di Jawa. yang merupakan faktor eksternal kemunduran Mjapahit adalah 1 dan 5
Perangsaudara di kerajaan Majapahit yang terjadi setelah berakhirnya kekuasaan raja Hayam Wuruk dikenal dengan nama perang paregrek
Berdasarkan prasasti Ciarateun bisa diambil kesimpulan bahwa raja mempunyai eksistensi yang tinggi dan dihormati rakyatnya sebagai dewa
Seorang ratu terkenal dari Majapahit, ibunda dari raja Hayam Wuruk adalah tribhuana tunggadewi
Kerajaan Hindu terbesar dan terakhir yang pernah berdiri di Indonesia adalah kerajaan majapahit
Perhatikan keterangan dibawah ini! “gajah mada bersumpah diakan makan enak sebelum seluruh nusantara berada dibawah kekuasaan majapait” Pernyataan diatas merupakan isi dari sumpah pallapa
Foto tersebut adalah upacara pelantikan salah satu Kabinet yang dalam masa tugasnya akahirnya bisa menyelesaikan semua programnya dan melaksanakan Pemilu pertama tahun 1955. Tokoh perdana mentri yang dimaksud adalah dari Kabinet burhanudin harahap
Kabinet baru dipimpin oleh Ir. Djuanda yang kemudian membentuk kabinet yang terdiri dari para menteri yang ahli dalam bidangnya. Kabinet ini dikenal dengan istilah Zaken Kabinet karena harus berisi unsur ahli dan golongan intelektual dan tidak adanya unsur partai politik di dalamnya. Program kerja kabinet Djuanda dikenal dengan nama panca karya