Petunjuk Membuat Kue Cubit 1) Kocoklah telur bersama dengan gula pasir hingga campuran bahan mengental2) Kemudian, masukkan tepung terigu, tepung kanji dan soda kue.3) Kocok bahan tersebut dengan kecepatan rendah, selanjutnya tambahkan air dan margarin, lalu aduk-aduk kembali hingga rata.4) [.]5) Olesi cetakan dengan margarin, lalu tuangkan adonan kue kedalam cetakan.6) Tutuplah cetakan beberapa saat dan biarkan hingga setengah matang.7) [.]8) Jika sudah matang, angkat kue dari cetakan dan kue siap disajikan. Kalimat yang tepat untuk melengkapi bagian rumpang petunjuk tersebut adalah

Petunjuk Membuat Kue Cubit 1) Kocoklah telur bersama dengan gula pasir hingga campuran bahan mengental2) Kemudian, masukkan tepung terigu, tepung kanji dan soda kue.3) Kocok bahan tersebut dengan kecepatan rendah, selanjutnya tambahkan air dan margarin, lalu aduk-aduk kembali hingga rata.4) [.]5) Olesi cetakan dengan margarin, lalu tuangkan adonan kue kedalam cetakan.6) Tutuplah cetakan beberapa saat dan biarkan hingga setengah matang.7) [.]8) Jika sudah matang, angkat kue dari cetakan dan kue siap disajikan. Kalimat yang tepat untuk melengkapi bagian rumpang petunjuk tersebut adalah 4) siapkan cetakan kue cubit dan panaskan dengan api sedang. 7) taburi kue dengan bahan taburan meises dan keju parut lalu tutup kembali hingga kue matang

Bacalah kutipan cerpen berkut! Mama Fati sangat terpukul ketika mendengar penjelasan dokter bahwa Fati mengidap kangker otak. Ia tidak mampu berucap apa-apa dengan bibirnya. Karena pipinya basah,hatinya memohon kemurahan Tuhan. Ibu harus segar, agar Fati juga tegar! Dokter menasehati dengan lembut. Mama Fati tetap membisu. Bibirnya bergetar,tapi tak mampu berucap.Latar suasana dan tempat kutipan cerpen tersebut adalah

Bacalah kutipan cerpen berkut! Mama Fati sangat terpukul ketika mendengar penjelasan dokter bahwa Fati mengidap kangker otak. Ia tidak mampu berucap apa-apa dengan bibirnya. Karena pipinya basah,hatinya memohon kemurahan Tuhan. Ibu harus segar, agar Fati juga tegar! Dokter menasehati dengan lembut. Mama Fati tetap membisu. Bibirnya bergetar,tapi tak mampu berucap.Latar suasana dan tempat kutipan cerpen tersebut adalah sedih, di ruang dokter.

Bacalah kutipan berikut ini KISAH SEORANG PENJUAL KORANKetika Ipin sedang mengacu sepedanya , tiba-tiba ia dikejutkan dengan sebuah benda. Benda tersebut adalah sebuah bungkusan plastik berwarna hitam. Ipin jadi gemetaran. Benda apakah itu? Ia ragu-ragu dan merasa ketakutan karena akhir-akhir ini sering terjadi peledakan bom di mana-mana. Ipin khawatir benda itu adalah bungkusan bom. Namun pada akhirnya, ia mencoba membuka bungkusan tersebut. Tampak di dalam bungkusan itu terdapat sebuah kardus.“ Wah apa isinya ini?” tanyanya dalam hati.Ipin segera membuka bungkusan dengan hati-hati alangkah terkejutnya ia, karena di dalamnya terdapat kalung emas dan perhiasan lainnya “wah apa ini ?” tanyanya dalam hati . “ Milik siapa yah?” Ipin membolak balik cincin dan kalung yang ada di dalam kardus. Ia makin terperanjat lagi karena ada kartu kredit di dalamnya” Lho…inikan milik pak Edison, Kasihan sekali pak Edison rupanya ia telah kecurian .” Gumamnya dalam hati. Kutipan cerpen tersebut merupakan bagian dari

Bacalah kutipan berikut ini KISAH SEORANG PENJUAL KORANKetika Ipin sedang mengacu sepedanya , tiba-tiba ia dikejutkan dengan sebuah benda. Benda tersebut adalah sebuah bungkusan plastik berwarna hitam. Ipin jadi gemetaran. Benda apakah itu Ia ragu-ragu dan merasa ketakutan karena akhir-akhir ini sering terjadi peledakan bom di mana-mana. Ipin khawatir benda itu adalah bungkusan bom. Namun pada akhirnya, ia mencoba membuka bungkusan tersebut. Tampak di dalam bungkusan itu terdapat sebuah kardus.“ Wah apa isinya ini” tanyanya dalam hati.Ipin segera membuka bungkusan dengan hati-hati alangkah terkejutnya ia, karena di dalamnya terdapat kalung emas dan perhiasan lainnya “wah apa ini ” tanyanya dalam hati . “ Milik siapa yah” Ipin membolak balik cincin dan kalung yang ada di dalam kardus. Ia makin terperanjat lagi karena ada kartu kredit di dalamnya” Lho…inikan milik pak Edison, Kasihan sekali pak Edison rupanya ia telah kecurian .” Gumamnya dalam hati. Kutipan cerpen tersebut merupakan bagian dari komplikasi.

Cermati paragraf berikut! Aku menjauhi trotoar, berjalan beberapa langkah dengan wajah tengadah. Lalu dari tengah jalan seraya mengatupkan kedua tangan agar membentuk corong di sekitar mulut, aku berteriak sekeras-keras: “ Lihat saja, aku bisa lebih dari kalian. Aku bisa, aku pasti bisa!!” Semua orang melihatku, tapi aku tidak peduli. Aku lebih memilih melanjutkan berjalan menuju rumah dengan mata berkaca-kaca, sambil dalam hati memohon, “Ibu, tolong bantu aku.” Dengan perlahan-lahan, aku berbisik pada diriku sendiri. Perbaikan kata ulang dicetak miring pada paragraf tersebut adalah

Cermati paragraf berikut! Aku menjauhi trotoar, berjalan beberapa langkah dengan wajah tengadah. Lalu dari tengah jalan seraya mengatupkan kedua tangan agar membentuk corong di sekitar mulut, aku berteriak sekeras-keras: “ Lihat saja, aku bisa lebih dari kalian. Aku bisa, aku pasti bisa!!” Semua orang melihatku, tapi aku tidak peduli. Aku lebih memilih melanjutkan berjalan menuju rumah dengan mata berkaca-kaca, sambil dalam hati memohon, “Ibu, tolong bantu aku.” Dengan perlahan-lahan, aku berbisik pada diriku sendiri. Perbaikan kata ulang dicetak miring pada paragraf tersebut adalah sekeras-kerasnya

Perhatikan teks di bawah ini!Aku dan keluargaku berlibur ke kampung ibuku yaitu di Yogyakarta. Pada hari tanggal 19 Maret, aku sudah berbenah dan menyiapkan semua perbekalan yang kami perlukan. Tak lupa juga aku membantu ibuku menyiapkan pakaian yang akan dipakai oleh adikku. Sepanjang perjalanan, aku dan adikku tak berhenti bercanda. Ibuku pun bercerita tentang masa kecilnya di kampung. Tak terasa perjalanan kurang lebih dua belas jam sudah dilampaui. Kami pun sudah sampai. Sesampainya di sana, kami pun disambut nenek dan kakek. Suasana di rumah nenek ramai sekali. Ternyata ada saudara sepupuku yang juga berlibur ke rumah nenek. Liburan sekolahku kali ini pasti akan sangat menyeangkan. Termasuk pragaraf apakah teks di atas

Perhatikan teks di bawah ini!Aku dan keluargaku berlibur ke kampung ibuku yaitu di Yogyakarta. Pada hari tanggal 19 Maret, aku sudah berbenah dan menyiapkan semua perbekalan yang kami perlukan. Tak lupa juga aku membantu ibuku menyiapkan pakaian yang akan dipakai oleh adikku. Sepanjang perjalanan, aku dan adikku tak berhenti bercanda. Ibuku pun bercerita tentang masa kecilnya di kampung. Tak terasa perjalanan kurang lebih dua belas jam sudah dilampaui. Kami pun sudah sampai. Sesampainya di sana, kami pun disambut nenek dan kakek. Suasana di rumah nenek ramai sekali. Ternyata ada saudara sepupuku yang juga berlibur ke rumah nenek. Liburan sekolahku kali ini pasti akan sangat menyeangkan. Termasuk pragaraf apakah teks di atas narasi