) Akan tetapi, dalam kehidupan sehari-hari, hukum tak jarang lunglai tiada daya. 2) Banyak fakta yang menunjukkan hukum di republik ini masih jauh dari harapan publik. 3) Aksioma bahwa hukum hanya tajam ke bawah dan mahal ke atas pun terus menemukan kebenarannya. 4) Oleh para pelacur keadilan, hukum dijajakan sebagai barang dagangan yang gampang dibeli mereka yang berkuasa dan berpunya. 5) Anggapan bahwa hukum hanya untuk yang punya uang tampaknya tak mengada-ada. Kalimat yang mengandung keterangan frekuentif adalah

) Akan tetapi, dalam kehidupan sehari-hari, hukum tak jarang lunglai tiada daya. 2) Banyak fakta yang menunjukkan hukum di republik ini masih jauh dari harapan publik. 3) Aksioma bahwa hukum hanya tajam ke bawah dan mahal ke atas pun terus menemukan kebenarannya. 4) Oleh para pelacur keadilan, hukum dijajakan sebagai barang dagangan yang gampang dibeli mereka yang berkuasa dan berpunya. 5) Anggapan bahwa hukum hanya untuk yang punya uang tampaknya tak mengada-ada. Kalimat yang mengandung keterangan frekuentif adalah 2

Sekianbanyak OTT yang dilakukan KPK tampaknya belum membuat malu dan jera penerima dan pemberi suap. Vonis pengadilan tipikor atas sekian banyak narapidana korupsi belum membuat takut orang. Pemberitaan masalah korupsi di negeri ini juga akhirnya dianggap biasa dan sepertitidak mempengaruhi perilaku pejabat publik.Oleh karena itu, KPK perlu mencari terobosan modus operandi untuk meningkatkan efek jera dan menekan korupsi.1)KPK dianggap belum mampu menjangkau kasus-kasus korupsi politik yang melibatkan para petinggi negeri.2) Kasus -kasus besar mandekdan terkesan menjadi alat penyanderaan politik. 3) KPK seperti menghadapi tembok tebal yang tidak bisa ditembus. 4) Independensi, keberanian, dan kapasitas para komisioner KPK pun dipertanyakan. 5) Kesan inilah yang kemudian membuat banyak koruptor seperti merasa tidak bersalah.Informasi yang sesuai dengan paragraf pertama teks tersebut adalah

Sekianbanyak OTT yang dilakukan KPK tampaknya belum membuat malu dan jera penerima dan pemberi suap. Vonis pengadilan tipikor atas sekian banyak narapidana korupsi belum membuat takut orang. Pemberitaan masalah korupsi di negeri ini juga akhirnya dianggap biasa dan sepertitidak mempengaruhi perilaku pejabat publik.Oleh karena itu, KPK perlu mencari terobosan modus operandi untuk meningkatkan efek jera dan menekan korupsi.1)KPK dianggap belum mampu menjangkau kasus-kasus korupsi politik yang melibatkan para petinggi negeri.2) Kasus -kasus besar mandekdan terkesan menjadi alat penyanderaan politik. 3) KPK seperti menghadapi tembok tebal yang tidak bisa ditembus. 4) Independensi, keberanian, dan kapasitas para komisioner KPK pun dipertanyakan. 5) Kesan inilah yang kemudian membuat banyak koruptor seperti merasa tidak bersalah.Informasi yang sesuai dengan paragraf pertama teks tersebut adalah pemberitaan masalah korupsi di negeri ini dianggap biasa dan tidak memengaruhi perilaku pejabat publik

Bentuknarkoba baru bukan hanya soal kelihatan para gembong narkoba memasarkan barang terkutuk mereka, melainkan juga soal kecanduan parah yang menimpa mereka. Kecanduan inilah yang membuat industri narkoba selalu punya kedok dan modus baru. Hal itu pula yang dikatakan mantan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Anang Iskandar. Menurutnya besar dan kuatnya pasar narkoba di tanah air juga diakibatkan penanganan yang tidak tepat terhadap para penyalah guna narkoba. Selama ini pidana memang masih menjadi langkah penindakan ketimbang rehabilitasi. Namun, akibatnya para penyalah guna tidak tersembuhkan dan tetap menjadi pecandu setelah keluar dari tahanan. Opini redaksi yang terdapat dalam kutipan teks editorial tersebut adalah

Bentuknarkoba baru bukan hanya soal kelihatan para gembong narkoba memasarkan barang terkutuk mereka, melainkan juga soal kecanduan parah yang menimpa mereka. Kecanduan inilah yang membuat industri narkoba selalu punya kedok dan modus baru. Hal itu pula yang dikatakan mantan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Anang Iskandar. Menurutnya besar dan kuatnya pasar narkoba di tanah air juga diakibatkan penanganan yang tidak tepat terhadap para penyalah guna narkoba. Selama ini pidana memang masih menjadi langkah penindakan ketimbang rehabilitasi. Namun, akibatnya para penyalah guna tidak tersembuhkan dan tetap menjadi pecandu setelah keluar dari tahanan. Opini redaksi yang terdapat dalam kutipan teks editorial tersebut adalah penanganan yang tidak tepat bagi penyalah guna narkoba.

Komitmen sekolah untuk mencetak generasi antikorupsi perlu memperoleh dukungan dari berbagai pihak. Ini menjadi langkah untuk mencegah regenerasi koruptor. Banyak contoh tokoh muda sewaktu di kampus menjadi aktivis gerakan perlawanan, tetapi setelah duduk dikursi birokrasi tidak tahan godaan dan tertangkap KPK. Oleh karena itu, agen- agen antikorupsi perlu disebarluaskan di lingkungan para siswa ataupun alumnus. Pada tangan generasi muda yang sadar bahaya korupsi, kita yakin bangsa ini akan semakin bermartabat terbebas dari virus perilaku korup.Pernyataan yang tidak sesuai dengan paragraf tersebut

Komitmen sekolah untuk mencetak generasi antikorupsi perlu memperoleh dukungan dari berbagai pihak. Ini menjadi langkah untuk mencegah regenerasi koruptor. Banyak contoh tokoh muda sewaktu di kampus menjadi aktivis gerakan perlawanan, tetapi setelah duduk dikursi birokrasi tidak tahan godaan dan tertangkap KPK. Oleh karena itu, agen- agen antikorupsi perlu disebarluaskan di lingkungan para siswa ataupun alumnus. Pada tangan generasi muda yang sadar bahaya korupsi, kita yakin bangsa ini akan semakin bermartabat terbebas dari virus perilaku korup.Pernyataan yang tidak sesuai dengan paragraf tersebut generasi muda mendapatkan pelajaran mengenai antikorupsi dalam pendidikan formal.

() Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan diperkirakan akan terus mengalami defisit karena selisih antara iuran peserta yang terkumpul dengan biaya manfaat yang dibayarkan kepada puskesmas dan rumah sakit atau fasilitas kesehatan terlalu jauh. (2) Selisih ini sudah terjadi sejak tahun pertama program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) dilaksanakan pada 2014. (3) Selisih tahun pertama sebesar Rp.1,9 triliun. (4) Kemudian, pada tahun kedua menjadi Rp. 5,1triliun sert tahun 2017 mencapai Rp.9 triliun. (5) Defisit akan terus terjadi selama struktur iuran peserta tidak dinaikkan sesuai dengan perekonomian.Kutipan teks editorial tersebut membahas masalah

() Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan diperkirakan akan terus mengalami defisit karena selisih antara iuran peserta yang terkumpul dengan biaya manfaat yang dibayarkan kepada puskesmas dan rumah sakit atau fasilitas kesehatan terlalu jauh. (2) Selisih ini sudah terjadi sejak tahun pertama program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) dilaksanakan pada 2014. (3) Selisih tahun pertama sebesar Rp.1,9 triliun. (4) Kemudian, pada tahun kedua menjadi Rp. 5,1triliun sert tahun 2017 mencapai Rp.9 triliun. (5) Defisit akan terus terjadi selama struktur iuran peserta tidak dinaikkan sesuai dengan perekonomian.Kutipan teks editorial tersebut membahas masalah bpjs mengalami defisit karena iuran peserta terlalu murah

Tak dapat dipungkiri, warna memiliki kekuatan “magis” untuk memberikan kesan dan memengaruhi atmosfer ruangan. Warna-warna lembut dapat menjadi pilihan klasik bagi ruang keluarga. Jika tata pencahayaan ruangan sangat minim, bisa menerapkan banyak warna cokelat untuk menambah kesan hangat. Sementara itu, warna abu-abu akan memberikan kesan dingin. Warna-warna pastel yang tidak mencolok pun dapat memberikan kesan efek sejuk dan ruang terkesan lapang

Tak dapat dipungkiri, warna memiliki kekuatan “magis” untuk memberikan kesan dan memengaruhi atmosfer ruangan. Warna-warna lembut dapat menjadi pilihan klasik bagi ruang keluarga. Jika tata pencahayaan ruangan sangat minim, bisa menerapkan banyak warna cokelat untuk menambah kesan hangat. Sementara itu, warna abu-abu akan memberikan kesan dingin. Warna-warna pastel yang tidak mencolok pun dapat memberikan kesan efek sejuk dan ruang terkesan lapang pemilihan warna dapat memberikan kesan dan memengaruhi atmosfer ruangan, akan lebih baik jika pemilihan warna disesuaikan dengan keadaan ruangan.

Melalui layar televisi, kekerasan itu dapat disaksikan masyarakat mancanegara. Di tengah era globalisasi dan transparansi sekarang ini, praktis tidak ada kejadian yang bebas dari tembus pandang. Langsung atau tidak, dampak kekerasan itu ditanggung oleh seluruh masyarakat Indonesia karena dapat membuat kaum investor asing menjadi ragu menanamkan modal di Indonesia. Para investor membutuhkan ketenangan dan stabilitas keamanan agar usahanya berjalan lancar. Dunia usaha memang sangat sensitif atas gangguan keamanan. Lebih menyakitkan lagi kalau kekerasan itu digunakan negara-negara tetangga dalam kompetisi industri pariwisata dengan mendiskreditkan Indonesia sebagai negara yang tidak aman dikunjungi pelancong.Opini penulis dalam tajuk rencana tersebut adalah

Melalui layar televisi, kekerasan itu dapat disaksikan masyarakat mancanegara. Di tengah era globalisasi dan transparansi sekarang ini, praktis tidak ada kejadian yang bebas dari tembus pandang. Langsung atau tidak, dampak kekerasan itu ditanggung oleh seluruh masyarakat Indonesia karena dapat membuat kaum investor asing menjadi ragu menanamkan modal di Indonesia. Para investor membutuhkan ketenangan dan stabilitas keamanan agar usahanya berjalan lancar. Dunia usaha memang sangat sensitif atas gangguan keamanan. Lebih menyakitkan lagi kalau kekerasan itu digunakan negara-negara tetangga dalam kompetisi industri pariwisata dengan mendiskreditkan Indonesia sebagai negara yang tidak aman dikunjungi pelancong.Opini penulis dalam tajuk rencana tersebut adalah kekerasan dapat membuat kaum investor asing menjadi ragu menanamkan modal di indonesia

Bacalah teks editorial berikut !REFLEKSI HASIL UJIAN NASIONALKelulusan ujian nasional (UN) jenjang SMA/MA/SMK di Merauke, Papua, mencapai 95%. Hanya saja, hal itu dinilai bukan patokan kualitas kelulusan. Hal itu tidak usah dibanggakan, ujar Kepala Dinas Pendidikan dan Pengajaran Merauke Vincentius Mekiuw di Merauke, Sabtu (26/5). Menyimak pernyataan di atas menguatkan apa yang selama ini diwacanakan, khususnya saat UN tiba, yaitu adanya kesenjangan taraf pendidikan di Tanah Air. Di wilayah barat, pendidikan relatif maju. Lulusan UN bisa langsung bersaing secara setara di kancah perguruan tinggi terkenal. Sebaliknya, siswa dari Merauke, jika ingin masuk PTN terkenal, harus matrikulasi satu tahun kalau mau setaraf dengan lulusan setingkat dari Jawa.Berdasarkan paragraf diatas tema yang tepat adalah

Bacalah teks editorial berikut !REFLEKSI HASIL UJIAN NASIONALKelulusan ujian nasional (UN) jenjang SMA/MA/SMK di Merauke, Papua, mencapai 95%. Hanya saja, hal itu dinilai bukan patokan kualitas kelulusan. Hal itu tidak usah dibanggakan, ujar Kepala Dinas Pendidikan dan Pengajaran Merauke Vincentius Mekiuw di Merauke, Sabtu (26/5). Menyimak pernyataan di atas menguatkan apa yang selama ini diwacanakan, khususnya saat UN tiba, yaitu adanya kesenjangan taraf pendidikan di Tanah Air. Di wilayah barat, pendidikan relatif maju. Lulusan UN bisa langsung bersaing secara setara di kancah perguruan tinggi terkenal. Sebaliknya, siswa dari Merauke, jika ingin masuk PTN terkenal, harus matrikulasi satu tahun kalau mau setaraf dengan lulusan setingkat dari Jawa.Berdasarkan paragraf diatas tema yang tepat adalah pendidikan

Bacalah teks editorial berikut !Meski lulus dengan persentase tinggi, dari kawasan Indonesia timur masih timbul kerisauan tentang bagaimana bersaing dengan lulusan asal Jawa. Ini kerisauan yang harus kita pikirkan upaya mengatasinya. Sejumlah putra Indonesia timur, seperti dari Papua atau NTT, berhasil menunjukkan intelegensia tinggi, seperti unggul dalam olimpiade fisika. Tugas kita berikutnya, bagaimana kita menjadikan itu sebagai pola, bukan kasus.Kesimpulan yang tepat untuk teks editorial tersebut

Bacalah teks editorial berikut !Meski lulus dengan persentase tinggi, dari kawasan Indonesia timur masih timbul kerisauan tentang bagaimana bersaing dengan lulusan asal Jawa. Ini kerisauan yang harus kita pikirkan upaya mengatasinya. Sejumlah putra Indonesia timur, seperti dari Papua atau NTT, berhasil menunjukkan intelegensia tinggi, seperti unggul dalam olimpiade fisika. Tugas kita berikutnya, bagaimana kita menjadikan itu sebagai pola, bukan kasus.Kesimpulan yang tepat untuk teks editorial tersebut upaya menyamakan persaingan lulusan indonesia timur dengan jawa