“Jadi pionir itu berat, karena mereka membela sejarah ke depan. “ kalimat itu berulang-ulang terliang ke telinga yusuf . sebuah pendapat yang keluar dari mulut perempuan dan perempuan Tionghoa. Yusuf amat terkanggum pada liam mien berani mengajukan pendapat seperti itu padahal yusuf yakin bahwa kaum tionghua tiadak pernah setuju terjadinya aliminasi antara masyarakat minoritas itu terhadap masyarakat indonesia.Koflik yang terjadi pada penggalan novel tersebut adalah
“Jadi pionir itu berat, karena mereka membela sejarah ke depan. “ kalimat itu berulang-ulang terliang ke telinga yusuf . sebuah pendapat yang keluar dari mulut perempuan dan perempuan Tionghoa. Yusuf amat terkanggum pada liam mien berani mengajukan pendapat seperti itu padahal yusuf yakin bahwa kaum tionghua tiadak pernah setuju terjadinya aliminasi antara masyarakat minoritas itu terhadap masyarakat indonesia.Koflik yang terjadi pada penggalan novel tersebut adalah batin