Pada tahun 1999 terjadi tindak kejahatan di negara X. Salah satu daerah di negara X ditetapkan sebagai daerah operasi militer oleh pemerintah. Kebijakan dikeluarkan pemerintah karena daerah tersebut merupakan markas teroris untuk menyimpan senjata pemusnah massal. Tanpa sasaran yang patut, pelor-pelor panas diluncurkan. Jika masyarakat terlihat bergerombol, pasukan militer segera menjadikan mereka sebagai target sasaran. Pasukan militer negara X tidak segan memukul dan membakar rumah penduduk. Alhasil puluhan masyarakat sipil menjadi korban. Dalam insiden ini, tercatat 32 orang meninggal dunia dan 21 orang menderita luka-luka akibat kekerasan.Jika dikaitkan dengan pelanggaran HAM, kasus tersebut termasuk kejahatan?

Pada tahun 1999 terjadi tindak kejahatan di negara X. Salah satu daerah di negara X ditetapkan sebagai daerah operasi militer oleh pemerintah. Kebijakan dikeluarkan pemerintah karena daerah tersebut merupakan markas teroris untuk menyimpan senjata pemusnah massal. Tanpa sasaran yang patut, pelor-pelor panas diluncurkan. Jika masyarakat terlihat bergerombol, pasukan militer segera menjadikan mereka sebagai target sasaran. Pasukan militer negara X tidak segan memukul dan membakar rumah penduduk. Alhasil puluhan masyarakat sipil menjadi korban. Dalam insiden ini, tercatat 32 orang meninggal dunia dan 21 orang menderita luka-luka akibat kekerasan.Jika dikaitkan dengan pelanggaran HAM, kasus tersebut termasuk kejahatan genosida

Tanggal 12 Oktober 2002 terjadi tiga rangkaian peristiwa pengeboman di Pulau Bali. Dua ledakan pertama terjadi di Paddy’s Pub dan Sari Club di jalan Legian, Kuta, Bali. Ledakan terakhir terjadi di dekat Kantor Konsulat Amerika Serikat. Tercatat 202 korban jiwa dan 209 orang luka-luka atau cedera. Korban meninggal dan luka-luka terdiri atas warga negara asing (wisatawan) serta warga negara Indonesia dari berbagai daerahBerdasarkan Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2000, wewenang mengadili kasus tersebut berada pada?

Tanggal 12 Oktober 2002 terjadi tiga rangkaian peristiwa pengeboman di Pulau Bali. Dua ledakan pertama terjadi di Paddy’s Pub dan Sari Club di jalan Legian, Kuta, Bali. Ledakan terakhir terjadi di dekat Kantor Konsulat Amerika Serikat. Tercatat 202 korban jiwa dan 209 orang luka-luka atau cedera. Korban meninggal dan luka-luka terdiri atas warga negara asing (wisatawan) serta warga negara Indonesia dari berbagai daerahBerdasarkan Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2000, wewenang mengadili kasus tersebut berada pada pengadilan negeri