Karenaterlalu banyak variasi, mobil Pian tidak sempat sampai di pecenongan. Agaknya pecenongan juga sudah sepi. Di samping itu, Pian sendiri sudah lupa mau ke mana. Setelah putar-putar nabrak sana nabrak sini, entah berapa korban yang jatuh, mobilnya mulai batuk-batuk. Periksa punya periksa rupanya bensinnya mulai habis.Kalimat yang digarisbawahi merupakan ciri kalimat yang menggunakan majas

Karenaterlalu banyak variasi, mobil Pian tidak sempat sampai di pecenongan. Agaknya pecenongan juga sudah sepi. Di samping itu, Pian sendiri sudah lupa mau ke mana. Setelah putar-putar nabrak sana nabrak sini, entah berapa korban yang jatuh, mobilnya mulai batuk-batuk. Periksa punya periksa rupanya bensinnya mulai habis.Kalimat yang digarisbawahi merupakan ciri kalimat yang menggunakan majas personifikasi

Cermati paragraf berikut ini! Hidup ini bagaikan orang memasak makanan. Orang memasak melalui proses, menyiapkan bumbu, menyiapkan bahan, setelah itu baru mengolahnya. Kesuksesan dalam memasak bergantung pada apakah pemasak pintar membumbui dan pintar mengolahnya sehingga makanan enak dinikmati. Demikian pula, seseorang dalam hidup ini dapat mencapai sukses melalui suatu proses, menyiapkan diri dengan belajar, menambah wawasan dengan membaca dan pergaulan yang baik. Apabila seseorang dapat mengolah hal tersebut, hidup ini akan menyenangkan. Jadi, .Kalimat yang sesuai untuk melengkapi paragraf analogi tersebut adalah

Cermati paragraf berikut ini! Hidup ini bagaikan orang memasak makanan. Orang memasak melalui proses, menyiapkan bumbu, menyiapkan bahan, setelah itu baru mengolahnya. Kesuksesan dalam memasak bergantung pada apakah pemasak pintar membumbui dan pintar mengolahnya sehingga makanan enak dinikmati. Demikian pula, seseorang dalam hidup ini dapat mencapai sukses melalui suatu proses, menyiapkan diri dengan belajar, menambah wawasan dengan membaca dan pergaulan yang baik. Apabila seseorang dapat mengolah hal tersebut, hidup ini akan menyenangkan. Jadi, .Kalimat yang sesuai untuk melengkapi paragraf analogi tersebut adalah proses mengolah makanan sama denga proses mengolah kehidupan.

Perhatikan paragraf berikut! Kerusakan lingkungan hidup di Indonesia semakin hari semakin parah. Kondisi tersebut secara langsung telah mengancam kehidupan manusia. Tingkat kerusakan alam pun meningkatkan risiko bencana alam. Kerusakan lingkungan hidup dapat diartikan sebagai deteriorasi atau proses penurunan mutu (kemunduran) lingkungan. Deteriorasi lingkungan ini ditandai dengan hilangnya sumber daya tanah, air, udara, punahnya flora dan fauna liar, dan kerusakan ekosistem. Kalimat utama paragraf tersebut adalah?

Perhatikan paragraf berikut! Kerusakan lingkungan hidup di Indonesia semakin hari semakin parah. Kondisi tersebut secara langsung telah mengancam kehidupan manusia. Tingkat kerusakan alam pun meningkatkan risiko bencana alam. Kerusakan lingkungan hidup dapat diartikan sebagai deteriorasi atau proses penurunan mutu (kemunduran) lingkungan. Deteriorasi lingkungan ini ditandai dengan hilangnya sumber daya tanah, air, udara, punahnya flora dan fauna liar, dan kerusakan ekosistem. Kalimat utama paragraf tersebut adalah kerusakan lingkungan hidup di indonesia semakin parah.

Prosespembuatan nata de coco! 1) Saring air kelapa menggunakan saringan halus. Ini untuk menghilangkan, pecahan tempurung, serat sabut, atau kotoran lainnya. 2) Panaskan air kelapa tadi selama 30 menit. 3) Selama pemanasan berlangsung masukkan bahan tambahan lainnya. 4) Sebelum pemanasan selesai tambahkan asam cuka hingga mencapai pH tertentu. 5) Pemanasan harus berhenti jika sudah mencapai pH yang dimaksud. Kelompok kata kerja imperatif adalah

Prosespembuatan nata de coco! 1) Saring air kelapa menggunakan saringan halus. Ini untuk menghilangkan, pecahan tempurung, serat sabut, atau kotoran lainnya. 2) Panaskan air kelapa tadi selama 30 menit. 3) Selama pemanasan berlangsung masukkan bahan tambahan lainnya. 4) Sebelum pemanasan selesai tambahkan asam cuka hingga mencapai pH tertentu. 5) Pemanasan harus berhenti jika sudah mencapai pH yang dimaksud. Kelompok kata kerja imperatif adalah saring, panaskan, dan masukkan

Dari balik tirai hujan sore hari, pohon-pohon kelapa di seberang lembah itu segar dan penuh daya hidup. Pelepah-pelepah yang kuyup tergerai dan jatuh dibelahan punggung. Batang-batang yang ramping dan meliuk-liuk oleh embusan angin melenggang tenang dan penuh pesona. Ketika angin tiba-tiba bertiup lebih kencang,pelepah-pelepah itu serempak terjulur satu arah, seperti tangan-tangan penari yang mengikuti irama hujan.Objek yang dideskripsikan dalam teks di atas adalah

Dari balik tirai hujan sore hari, pohon-pohon kelapa di seberang lembah itu segar dan penuh daya hidup. Pelepah-pelepah yang kuyup tergerai dan jatuh dibelahan punggung. Batang-batang yang ramping dan meliuk-liuk oleh embusan angin melenggang tenang dan penuh pesona. Ketika angin tiba-tiba bertiup lebih kencang,pelepah-pelepah itu serempak terjulur satu arah, seperti tangan-tangan penari yang mengikuti irama hujan.Objek yang dideskripsikan dalam teks di atas adalah pohon kelapa