Pemerintah memberikan tenggat kepada Apple Corps agar membangun pusat penelitian dan pengembangan di Indonesia. Hal ini merupakan bagian dari penerapan ketentuan mengenai kandungan lokal untuk telepon seluler generasi keempat yang akan diterapkan awal Januari 2017. Jika sampai tenggat yang diberikan produsen ponsel premium asal AS itu tidak memenuhi ketentuan mengenai kandungan lokal, maka produknya tidak boleh beredar di Indonesia. Kalau kita lihat lebih jauh soal kandungan lokal, ini merupakan isu lama yang tak kunjung tuntas. Polemik yang cukup panjang mengenai format regulasi tingkat kandungan dalam negeri atau TKDN pada telepon seliler pada generasi keempat (4G) berujung pada tiga pola perhitungan. Pola pertama, TKDN berfokus pada manufaktur dengan bobot manufaktur 70%, pengembangan 20%, dan aplikasi 10%. Pola kedua, TKDN dengan fokus aplikasi dengan bobot manufaktur 10%, pengembangan 20%, dan aplikasi 70%. Ketiga, TKDN investasi yang bobotnya bergantung pada besarannya invesasi yang ditanamkan oleh produsen dari luar negeri. Pronomina yang bercetak tebal mengacu pada

Pemerintah memberikan tenggat kepada Apple Corps agar membangun pusat penelitian dan pengembangan di Indonesia. Hal ini merupakan bagian dari penerapan ketentuan mengenai kandungan lokal untuk telepon seluler generasi keempat yang akan diterapkan awal Januari 2017. Jika sampai tenggat yang diberikan produsen ponsel premium asal AS itu tidak memenuhi ketentuan mengenai kandungan lokal, maka produknya tidak boleh beredar di Indonesia. Kalau kita lihat lebih jauh soal kandungan lokal, ini merupakan isu lama yang tak kunjung tuntas. Polemik yang cukup panjang mengenai format regulasi tingkat kandungan dalam negeri atau TKDN pada telepon seliler pada generasi keempat (4G) berujung pada tiga pola perhitungan. Pola pertama, TKDN berfokus pada manufaktur dengan bobot manufaktur 70%, pengembangan 20%, dan aplikasi 10%. Pola kedua, TKDN dengan fokus aplikasi dengan bobot manufaktur 10%, pengembangan 20%, dan aplikasi 70%. Ketiga, TKDN investasi yang bobotnya bergantung pada besarannya invesasi yang ditanamkan oleh produsen dari luar negeri. Pronomina yang bercetak tebal mengacu pada penulis

() Kebudayaan dapat dilihat dari dua sisi, yaitu kebudayaan fisik dan kebudayaan nonfisik. (2) Kebudayaan fisik jelas karena merujuk pada benda-benda. (3) Kebudayaan nonfisik ada yang berupa pemikiran dan ada yang berupa wujud tingkah laku. (4) Untuk menjaga kebugaran fisik kita perlu melakukan olahraga secara rutin.Alasan ketidakpaduan paragraf tersebut adalah karena kalimat nomor

() Kebudayaan dapat dilihat dari dua sisi, yaitu kebudayaan fisik dan kebudayaan nonfisik. (2) Kebudayaan fisik jelas karena merujuk pada benda-benda. (3) Kebudayaan nonfisik ada yang berupa pemikiran dan ada yang berupa wujud tingkah laku. (4) Untuk menjaga kebugaran fisik kita perlu melakukan olahraga secara rutin.Alasan ketidakpaduan paragraf tersebut adalah karena kalimat nomor 4 tidak ada hubungannya dengan kalimat 1, 2, dan 3

() Kebudayaan dapat dilihat dari dua sisi, yaitu kebudayaan fisik dan kebudayaan nonfisik. (2) Kebudayaan fisik jelas karena merujuk pada benda-benda. (3) Kebudayaan nonfisik ada yang berupa pemikiran dan ada yang berupa wujud tingkah laku. (4) Untuk menjaga kebugaran fisik kita perlu melakukan olahraga secara rutin.Alasan ketidakpaduan paragraf tersebut adalah karena kalimat nomor

() Kebudayaan dapat dilihat dari dua sisi, yaitu kebudayaan fisik dan kebudayaan nonfisik. (2) Kebudayaan fisik jelas karena merujuk pada benda-benda. (3) Kebudayaan nonfisik ada yang berupa pemikiran dan ada yang berupa wujud tingkah laku. (4) Untuk menjaga kebugaran fisik kita perlu melakukan olahraga secara rutin.Alasan ketidakpaduan paragraf tersebut adalah karena kalimat nomor 4 tidak ada hubungannya dengan kalimat 1, 2, dan 3