Hari ini ayah tidak pergi bekerja, Dani pun sedang libur sekolah. Dani yang sedang mengerjakan tugas liburannya melihat ayah yang sedang sibuk membetulkan sepeda motornya. Lantas Dani mendekati ayah, Butuh bantuan, Yah?, tanyanya polos. Saat itu Dani masih duduk di bangku SMP.Boleh-boleh, jawab ayah. Mereka banyak berbincang selama membetulkan sepeda motor pada Dani dan Dani pun menikmatinya. Kalau sudah besar nanti kamu mau jadi apa? tanya ayah padanya. Dani ingin menjadi pembalap yah, seperti Valentino Rossi, Dani secara spontan menjawab.oh ya? Wah hebat. Namun pembalap harus tahu bagian terpenting dari motor. Kamu tahu?, tanya ayah pada Dani. Dani pun berpikir, apa ya yang paling penting? Bukti watak tokoh ingin tahu kutipan cerpen tersebut adalah
Hari ini ayah tidak pergi bekerja, Dani pun sedang libur sekolah. Dani yang sedang mengerjakan tugas liburannya melihat ayah yang sedang sibuk membetulkan sepeda motornya. Lantas Dani mendekati ayah, Butuh bantuan, Yah, tanyanya polos. Saat itu Dani masih duduk di bangku SMP.Boleh-boleh, jawab ayah. Mereka banyak berbincang selama membetulkan sepeda motor pada Dani dan Dani pun menikmatinya. Kalau sudah besar nanti kamu mau jadi apa tanya ayah padanya. Dani ingin menjadi pembalap yah, seperti Valentino Rossi, Dani secara spontan menjawab.oh ya Wah hebat. Namun pembalap harus tahu bagian terpenting dari motor. Kamu tahu, tanya ayah pada Dani. Dani pun berpikir, apa ya yang paling penting Bukti watak tokoh ingin tahu kutipan cerpen tersebut adalah dani pun berpikir, apa ya yang paling penting?