Dalamwacana Islam dinamika akal (kognitif) itu tidak hanya sampai pada batas mengevaluasi dan menginovasi saja. Tetapi, menurut al-Farabi kemampuan akal itu bisa sampai pada level mustafad (acquired intellect), dimana akal dimungkinkan dapat berhubungan dengan malaikat (akal sepuluh). Sehingga dapat mencapai pengetahuan intuitif. Ini adalah contoh problem

Berikut jawaban yang benar dari pertanyaan: Dalamwacana Islam dinamika akal (kognitif) itu tidak hanya sampai pada batas mengevaluasi dan menginovasi saja. Tetapi, menurut al-Farabi kemampuan akal itu bisa sampai pada level mustafad (acquired intellect), dimana akal dimungkinkan dapat berhubungan dengan malaikat (akal sepuluh). Sehingga dapat mencapai pengetahuan intuitif. Ini adalah contoh problem