Bu Wartiem membagi 4 kelompok dengan masing-masing kelompok berjumlah 5 siswa, Kelompok trsebut diberikan tugas untuk menuliskan berikut dengan gambarnya berkenaan dengan makanan nusantara. Dalam konteks ini peserta didik dapat menunjukkan pengalaman dan pengetahuan mereka tentang suatu topik yaitu makanan nusantara, memformulasikan pertanyaan dan menyelidiki topik tersebut melalui bacaan baik di buku atau di media internet. Setelah selesai diberikan waktu satu minggu maka setiap ketua kelompok harus mempresentasikan tugas kelompoknya masing-masing didepan kelas. Kegiatan tersebut Bu Wartiem menggunakan penilaian

Bu Wartiem membagi 4 kelompok dengan masing-masing kelompok berjumlah 5 siswa, Kelompok trsebut diberikan tugas untuk menuliskan berikut dengan gambarnya berkenaan dengan makanan nusantara. Dalam konteks ini peserta didik dapat menunjukkan pengalaman dan pengetahuan mereka tentang suatu topik yaitu makanan nusantara, memformulasikan pertanyaan dan menyelidiki topik tersebut melalui bacaan baik di buku atau di media internet. Setelah selesai diberikan waktu satu minggu maka setiap ketua kelompok harus mempresentasikan tugas kelompoknya masing-masing didepan kelas. Kegiatan tersebut Bu Wartiem menggunakan penilaian proyek

Pada saat jam istirahat ada teman anda yang sedang mengerjakan pekerjaan karena deadline dari pimpinan sangat mendesak. Ketika anda menyarankan untuk istirahat terlebih dahulu tetapi teman anda tidak mendengarkan nasihat tersebut padahal jam waktu istirahat akan segera selesai, sikap anda adalah

Pada saat jam istirahat ada teman anda yang sedang mengerjakan pekerjaan karena deadline dari pimpinan sangat mendesak. Ketika anda menyarankan untuk istirahat terlebih dahulu tetapi teman anda tidak mendengarkan nasihat tersebut padahal jam waktu istirahat akan segera selesai, sikap anda adalah saya akan menasehatinya dan melakukan ajakan untuk segera makan bersama teman-teman

Dino adalah siswa remedial karena nilainya tidak memenuhi KKM yang ditetapkan. Oleh karena itu pembelajaran remedial diberikan segera setelah peserta didik diketahui belum mencapai KKM berdasarkan hasil PH, PTS, atau PAS. Pembelajaran remedial pada dasarnya difokuskan pada KD yang belum tuntas dan dapat diberikan berulang-ulang sampai mencapai KKM dengan waktu hingga batas akhir semester. Akan tetapi pembelajaran Remedial tidak bisa membantu Dino mencapai KKM sampai akhir semester, maka pembelajaran remedial bagi peserta didik tersebut dapat dihentikan. Maka nilai KD yang dimasukkan ke dalam pengolahan penilaian akhir semester adalah

Dino adalah siswa remedial karena nilainya tidak memenuhi KKM yang ditetapkan. Oleh karena itu pembelajaran remedial diberikan segera setelah peserta didik diketahui belum mencapai KKM berdasarkan hasil PH, PTS, atau PAS. Pembelajaran remedial pada dasarnya difokuskan pada KD yang belum tuntas dan dapat diberikan berulang-ulang sampai mencapai KKM dengan waktu hingga batas akhir semester. Akan tetapi pembelajaran Remedial tidak bisa membantu Dino mencapai KKM sampai akhir semester, maka pembelajaran remedial bagi peserta didik tersebut dapat dihentikan. Maka nilai KD yang dimasukkan ke dalam pengolahan penilaian akhir semester adalah penilaian setinggi-tingginya sama dengan kkm yang ditetapkan oleh sekolah untuk mata pelajaran tersebut.

Hasil penilaian yang dilakukan guru dan siswa dapat digunakan untuk mengetahui kemampuan dan perkembangan siswa. Di samping itu juga, hasil penilaian dapat memberi gambaran tingkat keberhasilan pendidikan pada satuan pendidikan. Berdasarkan hasil penilaian, kita dapat menentukan langkah atau upaya yang harus dilakukan dalam meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar oleh pendidik, satuan pendidikan, orang tua, peserta didik, maupun pemerintah. Hasil penilaian yang diperoleh harus diinformasikan langsung kepada peserta didik sehingga dapat dimanfaatkan untuk kepentingan peserta didik. Kemudian pendidik bisa memberikan umpan balik terhadap proses belajar peserta didik, memantau kemajuan, dan menentukan kemajuan belajarnya. Pernyataan diakhir termasuk kedalam fungsi penilaian

Hasil penilaian yang dilakukan guru dan siswa dapat digunakan untuk mengetahui kemampuan dan perkembangan siswa. Di samping itu juga, hasil penilaian dapat memberi gambaran tingkat keberhasilan pendidikan pada satuan pendidikan. Berdasarkan hasil penilaian, kita dapat menentukan langkah atau upaya yang harus dilakukan dalam meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar oleh pendidik, satuan pendidikan, orang tua, peserta didik, maupun pemerintah. Hasil penilaian yang diperoleh harus diinformasikan langsung kepada peserta didik sehingga dapat dimanfaatkan untuk kepentingan peserta didik. Kemudian pendidik bisa memberikan umpan balik terhadap proses belajar peserta didik, memantau kemajuan, dan menentukan kemajuan belajarnya. Pernyataan diakhir termasuk kedalam fungsi penilaian assessment for learning

Pengetahuan tentang suatu skema untuk mengetahui struktur suatu pokok bahasan dalam bükü teks, pengetahuan tentang penggunaan metode penemuan atau pemecahan masalah. Pengetahuan tentang berbagai tes kognitif yang dibuat oleh pendidik, pengetahuan tentang beragam tugas kognitif Pengetahuan bahwa diri sendri kuat dalam mengkritis esay namun lemah dalam menulis esay, Pengetahuan tentang tingkat pengetahuan yang dimiliki diri sendri termasuk kedalam ranah pengetahuan

Pengetahuan tentang suatu skema untuk mengetahui struktur suatu pokok bahasan dalam bükü teks, pengetahuan tentang penggunaan metode penemuan atau pemecahan masalah. Pengetahuan tentang berbagai tes kognitif yang dibuat oleh pendidik, pengetahuan tentang beragam tugas kognitif Pengetahuan bahwa diri sendri kuat dalam mengkritis esay namun lemah dalam menulis esay, Pengetahuan tentang tingkat pengetahuan yang dimiliki diri sendri termasuk kedalam ranah pengetahuan metakognitif

Guru melakukan analisis kompetensi dasar dan indikator pencapaian kompetensi (IPK). IPK sudah dicantumkan dalam RPP. IPK untuk KD tertentu sebaiknya ditingkatkan, dalam arti menetapkan kata kerja operasional yang lebih tinggi daripada yang dirumuskan dalam KD. Misalnya, jika kata kerja operasional KD terdapat pada tingkat kognitif memahami, maka pendidik dapat menetapkan IPK sampai menganalisis atau mengevaluasi. Tentu saja tidak semua KD perlu ditingkatkan, tergantung pada karakteristik peserta didik. Guru tersebut melakukan kegiatan langkah-langkah dalam

Guru melakukan analisis kompetensi dasar dan indikator pencapaian kompetensi (IPK). IPK sudah dicantumkan dalam RPP. IPK untuk KD tertentu sebaiknya ditingkatkan, dalam arti menetapkan kata kerja operasional yang lebih tinggi daripada yang dirumuskan dalam KD. Misalnya, jika kata kerja operasional KD terdapat pada tingkat kognitif memahami, maka pendidik dapat menetapkan IPK sampai menganalisis atau mengevaluasi. Tentu saja tidak semua KD perlu ditingkatkan, tergantung pada karakteristik peserta didik. Guru tersebut melakukan kegiatan langkah-langkah dalam mengembangkan instrumen tes tertulis

Guru membantu peserta didik dalam mengembangkan proses panalaran kompleks seperti membandingkan, mengklasifikasikan, mengabstraksikan, penalaran induktif, penalaran deduktif, mengkonstruksi, menganalisis kesalahan, menganalisis perspektif. Kegiatan tersebut masuk kedalam dimensi belajar

Guru membantu peserta didik dalam mengembangkan proses panalaran kompleks seperti membandingkan, mengklasifikasikan, mengabstraksikan, penalaran induktif, penalaran deduktif, mengkonstruksi, menganalisis kesalahan, menganalisis perspektif. Kegiatan tersebut masuk kedalam dimensi belajar memperluas dan menyaring pengetahuan

Penilaian bukan sekadar untuk mengetahui pencapaian hasil belajar peserta didik.Penilaian dapat meningkatkan kemampuan peserta didik dalam proses belajar. Selama ini, seringkali penilaian cenderung dilakukan hanya untuk mengukur hasil belajar peserta didik. Sehingga, penilaian diposisikan seolah-olah sebagai kegiatan yang terpisah dari proses pembelajaran. Sedangkan Assessment of learning dilakukan guru pada saat

Penilaian bukan sekadar untuk mengetahui pencapaian hasil belajar peserta didik.Penilaian dapat meningkatkan kemampuan peserta didik dalam proses belajar. Selama ini, seringkali penilaian cenderung dilakukan hanya untuk mengukur hasil belajar peserta didik. Sehingga, penilaian diposisikan seolah-olah sebagai kegiatan yang terpisah dari proses pembelajaran. Sedangkan Assessment of learning dilakukan guru pada saat setelah pembelajaran selesai